Gejala Diabetes

Mengenali Gejala awal Diabetes

Gejala DiabetesPenderita diabetes  biasanya tidak menyadari gejala awal datang penyakit ini,kenapa  begitu? Ya seringkali  kasus  datangnya penyakit diabetes  memang tanpa ada gejala awal atau keluhan yang  di rasakan mengganggu, sehingga penderita pra-diabetes merasa baik-baik saja.

Biasanya diabetes di ketahui secara tidak sengaja misalnya ketika akan mencabut gigi, dokter gigi biasanya akan mengenali secara khas adanya tanda-tanda diabetes pada gusi  dan sebagai kelengkapan syarat gigi di cabut di lakukan pemeriksaan gula darah, pada saat itulah di ketahui kadar gula darahnya cukup tinggi.

Bisa juga gejala yang di rasakan badan terasa lemas tidak bergairah dan tidak bersemangat kerja namun hal ini mungkin di rasakan sebagai hal biasa di anggap sebagai keaadan tidak mood saja atau kulit  terasa gatal-gatal dengan sebab yang tidak jelas.

Menurut  dokter seorang di pastikan menderita diabetes melitus apabila terdapat sekumpulan keluhan khas diabetes melitus  seperti sering kencing, merasa haus secara terus menerus, terus merasa lapar dan banyak makan, berat badan turun tanpa di ketahui sebab musababnya kada gula darah puasa lebih dari 126 mg/dL dan kadar gula darah 2 jam setelah makan lebih dari 200 mg/dL, selain penderita juga mengeluh lemas, gairah sex menurun, kesemutan  dan gatal- gatal.

Penyebab Diabetes

Menurut riset  para ahli dari  ada  2  tipe diabetes  yakni tipe 1 lebih di sebabkan keturunan dan tipe 2 lebih di sebabkan pola makan dan gaya hidup, dari ke-dua tipe diabetes tersebut diabetes  tipe 2 lebih dominan yakni 90% populasinya.

Lingkungan dan tingkat kemakmuran seseorang  sangat berperan dalam  pola makan dan gaya hidup, dengan tingkat kemakmuran yang tinggi biasanya pola makan dan gaya hidup seseorang cenderung tidak sehat, dengan uang yang di miliki bisa makan apa saja tanpa kontrol, kegiatan sehari-hari di layani, berangkat kerja tinggal duduk di Jok mobil yang nyaman sehingga kurang gerak dan menyebabkan ketidakseimbangan energi yang masuk dan keluar.

Gejala Diabetes  dan Komplikasinya

Orang dengan diabetes tipe 1  dengan gejala sering buang air kecil dan merasa terus menerus haus , biasanya merasa cepat lelah dan  bila tidak segera di obati akan kehilangan berat badan yang cepat  meskipun asupan makanan normal atau bahkan berlebihan.

Gejala-gejala diabetes tipe 2 biasanya muncul secara bertahap. Orang dengan diabetes tipe 2 di mana gula darah sudah tinggi maka akan  sering haus,  sering buang air kecil, sering merasa kelelahan  walau hanya kerja ringan dan mengeluh penglihatan kabur. Banyak wanita dengan diabetes tipe 2   ini terjadi infeksi jamur pada vagina. Diabetes bila tidak segara teratasi akan menjadi   penyebab utama penyakit jantung,  di mana penyakita jantung adalah penyebab utama kematian yang sering di temukan . Juga menjadi penyebab terbesar kebutaan dan gagal ginjal pada orang dewasa. Orang dewasa dengan diabetes dua kali lebih mungkin untuk mengalami tekanan darah tinggi di banding dengan  orang tanpa diabetes. Orang dengan diabetes juga 25 kali lebih mungkin untuk mengalami luka kaki dengan  “ekstremitas ” untuk di amputasi karena peredaran darah ke kaki  terhenti dan fungsi syaraf menjadi mati . Komplikasi yang lain adalah  sepertiga dan setengah dari pria yang menderita diabetes akan mengalami disfungsi ereksi.

Penanganan Diabetes Secara Herbal

Jika anda mendapati itu semua, anda tidak perlu berkecil hati dan berputus asa. Mungkin anda memang sudah terlanjur terkena diabetes, namun kesempatan untuk tidak terjadi komplikasi  masih terbuka lebar. Segera atasi dengan pengobatan herbal diabetes.Lakukan perubahan  pola hidup yang sehat sebagai langkah awal yang sangat tepat. Untuk  mendukung usaha penanganan diabetes segera melakukan pengobatan herbal dengan obat yang di rekomendasi dokter serta telah terbukti secara klinis.  Salah satu produk yang mampu membantu anda untuk mengatasi Diabetes adalah Morinda Maxidoid . Produk ini berbeda dengan obat kimia farmasi. Bahkan menurut penelitian, Morinda Maxidoid  untuk terapi diabetes  mampu meregenerasi sel beta pankreas dan membantu untuk memproduksi insulin. Bahkan anda bisa merasa bebas dari ketergantungan obat-obatan yang justru membuat hidup anda terasa semakin menderita.

Komplikasi akibat Diabetes adalah Prioritas yang harus di tangani

Komplikasi pada diabetes terjadi karena adanya reaksi kelebihan gula dalam darah dengan protein yang ada dalam tubuh kita. Apabila kelebihan gula  dan Protein di dalam tubuh bisa di hindari  untuk bertemu dan beraksi maka resiko komplikasi diabetes tidak akan terjadi. Bertemunya kelebihan gula  dan Protein dalam tubuh di sebut reaksi Glikasi dan menghasilkan apa yang di sebut AGEs.

AGEs inilah biang keladi terjadinya komplikasi akibat diabetes.

  Jadi menghindari Komplikasi Diabetes pada intinya adalah bagaimana mengurangi terbentuknya AGEs dan menurunkan kadar AGEs yg sudah terbentuk dalam tubuh kita.

Morinda Maxidoid mampu melawan pembentukan AGEs pada tubuh dan membuang AGEs yang telah terbentuk.

Kandungan Iridoids yang terdapat dalam Maxidoid menghambat terbentuknya AGEs di dalam tubuh dengan menghindari bergabungnya gula dan protein di dalam tubuh

 

Kandungan Iridoids dalam Morinda Maxidoid dapat  menghindarkan dari  pembentukan AGEs (penyebab utama terjadinya komplikasi diabetes) dengan kemampuannya dalam mempertahankan kadar gula darah. Tingginya kadar gula dalam tubuh kita dapat memicu penggabungan gula dengan protein, maka dari itu sangatlah penting bagi kita untuk menjaga agar kadar gula darah kita tetap stabil.

Walaupun dalam waktu proses perawatan mungkin kadar gula masih masih tinggi, selama kita memiliki asupan Iridoid yang cukup maka akan tetap aman dari kemungkinan komplikasi, Maxidoid secara uji klinis telah terbukti dalam hal ini. Bioactive Iridoids yang dimiliki Maxidoid mampu melindungi sel tubuh kita dan menghindarkan gula berlebih untuk bereaksi dengan protein dalam jaringan tubuh kita.

Morinda Maxidoid Mampu Secara Cepat Menurunkan AGEs  secara alami

Maxidoid juga mampu melindungi tubuh dari AGEs melalui fungsinya sebagai antioksidan. Antioksidan dapat menurunkan kadar radikal bebas yang masuk kedalam tubuh, hal ini adalah cara penting dalam mengurangi AGEs. Radikal bebas dapat menstimulasi produksi AGEs, dimana dapat memicu kadar radikal bebas yang masuk kedalam tubuh semakin tinggi. Uji klinis yang dilakukan kepada orang dewasa menemukan bahwa bioactive iridoids pada Maxidoid dapat mengurangi radikal bebas dalam tubuh mereka sebesar 19%.

Serta pada kasus Diabetes Mellitus dengan tanpa ada perubahan pola diet bioactive iridoids pada Maxidoid dapat menurunkan kadar AGEs sampai 18 % dalam  (Advance Journal of Food Science and Technology, Vol 4 , Issue April 2012)

Maxidoid turunkan AGES 10 persen pada diabetes


 

 

Order Maxidoid       Yes Pesan Sekarang  

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact us



Connecting...
created by TelegramWordpress.com